islandia

Indonesia versus Islandia Peserta Piala Dunia 2018

Bola Sports Info
Timnas Islandia (Foto Commons.wikimedia.org)

Tim Nasional Islandia melakukan tour ke Indonesia dengan melakukan dua kali uji tanding yaitu melawan Timnas Indonesia Selection berlangsung di Stadion Maguwoharjo Sleman pada Kamis (11/1) dan menguji permainan Timnas Indonesia asuhan Luis Milla pada Minggu (14/1) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga ini bagi Timnas asuhan Luis Milla merupakan uji coba dalam rangka mempersiapkan mereka untuk menghadapi Asian Games 2018 di Jakarta.

Timnas Islandia datang dengan membawa 23 pemain sebagian besar dari mereka adalah pemain muda. Mereka datang dengan menempuh perjalanan panjang yang melelahkan sejak Jumat (5/1) via Denmark, transit di Jakarta dan tiba di Yogyakarta pada hari Minggu (7/1). Tim yang menjadi salah satu kontestan Piala Dunia 2018 ini dipimpin sang pelatih Heimir Hallgrimsson disambut dengan suhu  udara panas di daerah Yogyakarta dan Bantul.

Negara Islandia ini menjadi perhatian sepakbola Dunia ketika mereka bisa menembus Piala Dunia Rusia 2018. Walaupun Islandia hanya memiliki populasi sekitar 334 ribu penduduk. Bandingkan dengan Indonesia yang memiliki populasi lebih dari 260 juta penduduk namun belum mampu bersaing. Jangankan Piala Dunia untuk kawasan ASEAN saja masih terseok-seok.

Skuat Islandia yang datang ke Indonesia diperkuat sebagian besar oleh pemain pemain muda mereka karena pemain seniornya masih sedang sibuk berlaga di kompetisi Eropa. Seperti diketahui ajang uji coba ini diselenggarakan diluar agenda resmi FIFA sehingga para pemain yang memperkuat klub di Eropa tidak wajib memenuhi panggilan Tim Nasional.

Kondisi ini tentu saja sangat bertolak belakang dengan cuaca di Eropa yang sejuk dan dingin. Para pemain Islandia harus bekerja keras untuk bisa beradaptasi dengan kondisi suhu udara, kelembaban dan cuaca di Indonesia. Hal tersebut bisa dilihat saat mereka melakukan sesi latihan pertama di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Para pemain terlihat cukup kelelahan menjalani sesi latihan namun tetap semangat menjalani semua sesi yang dipimpin langsung oleh pelatih mereka, Helmir Hallgrimsson. Apalagi latihan tim berjuluk Our Boys itu dimulai sekitar pukul 11.30 WIB saat kondisi hari sedang panas terik.

“Sesi latihan kali ini berjalan dengan baik, namun saya sepakat dengan rekan-rekan yang lain bahwa kami harus terus beradaptasi dengan suhu temperatur di Indonesia yang sangat berbeda dengan negara kami,” kata Albert Gudmundsson, salah satu pemain yang juga bermain untuk klub PSV Eindhoven seperti dilansir PSSI.org (10/1/18).

Mereka melakukan latihan adaptasi pada kondisi terik matahari pk 11.00 – 12.00 merupakan adaptasi yang cukup ekstrim mengingat cuaca di Eropa saat ini yang sejuk dan dingin. Hal ini dilakukan pelatih mereka mungkin dimaksudkan agar para pemain lebih cepat beradaptasi dengan cuaca di Indonesia.

Metode latihan yang canggih diterapkan tim pelatih mereka dengan cara memantau performa setiap pemain melalui komputer. Para pemain menggunakan polar chip pada tubuh mereka yang dipantau menggunakan tablet yang terpasang di lapangan sehingga tim pelatih dengan mudah dapat memantau kondisi semua pemain.

Sementara itu Indonesia Selection diperkuat oleh pemain-pemain hasil polling yang dilakukan oleh PSSI melalui website mereka. Tim ini dilatih oleh Robert Rene Albert, Pelatih asal Belanda. Beberapa pemain yang terpilih sebagian besar adalah pemain senior yang memang disiapkan untuk laga ini. Misalnya untuk lini tengah ada dua nama gelandang veteran, Ahmad Bustomi dan Ponaryo Astaman, Raphael Maitimo serta gelandang muda Paulo Sitanggang.

Pemain belakangpun terpilih sejumlah bek veteran seperti Ricardo Salampessy, Hamka Hamzah, Zulkifli Syukur dan Maman Abdurrahman kecuali Abduh Lestaluhu menjadi bek termuda. Bambang Pamungkas juga terpilih sebagai salah satu penyerang.

Tim Indonesia Selection banyak mengalami kendala serius terutama kebugaran mereka yang sudah lama berhenti dari kompetisi. Kebanyakan pemain kita tidak mampu menjaga kondisi fisik mereka dengan disiplin walaupun mereka mengaku sebagai pemain profesional.

Keadaan ini tentu saja tidak akan menghasilkan performa yang optimal dalam melayani Tim Nasional Islandia yang diperkuat pemain-pemain muda mereka. Indonesia Selection ibarat Timnas Veteran melawan Islandia dengan pemain-pemain muda mereka. Timnas Netizen versus Timnas Piala Dunia.

#hensa11012018 autocorner.info