Cara Merawat AC Mobil

Foto : KompasOtomotif

Dalam seminggu terakhir, suhu pada siang hari sangat panas bahkan sempat mencapai 36 derajat celcius di beberapa tempat Ibu Kota. Bagi pengguna mobil, pendingin kabin (AC : Air Conditioner) merupakan komponen wajib yang harus tetap prima. Bahkan pada satu saat, Sabtu (27/9/2014), awak KompasOtomotif  menuju IIMS 2014 pada pukul 11.00 WIB, suhu kabin mulai terasa panas hingga mengharuskan menaikkan level AC agar lebih sejuk. Lantas apa jadinya jika tiba-tiba AC rusak, dipastikan perjalanan Anda akan terasa tidak nyaman.

Nah, agar AC bisa memberikan kenyamanan terus-menerus kepada pengemudi dan penumpang mobil, ada beberapa perawatan yang harus dilakukan secara teratur. Pendapat itu dikemukan oleh Edo, Kepala Bengkel Dwi Guna, di kawasan Haji Nawi, Jakarta Selatan.Berkala
Lakukan servis atau perawatan berkala setiap 8 hingga 12 bulan sekali. Kendati demikian ditambahkan oleh Edo, “Saat ini jarak tempuh tidak bisa menjadi tolak ukur karena kondisi jalan yang macet menyebabkan kerja AC semakin lama.”

Indikator AC sudah waktunya diservis adalah suhu yang dihasilkan tidak sedingin sebelumnya. Biasanya disebabkan evaporator mulai kotor. “Ciri lain, bau tidak sedap yang keluar dari kotoran di evaporator. Beban kerja sistem pun menjadi berat,” urai Edo.

Perbaikan
Jika memang dinyatakan ada kerusakan atau mulai menurun performanya, langkah perbaikan wajib dilakukan. Sebelum diputuskan untuk dibongkar, sebaiknya periksa dulu sistem sirkuit AC. Evaporator adalah target utama untuk dibersihkan karena kerap kotor. Selain itu, juga harus dilakukan penambahan oli untuk kompresor. “Komponen yang wajib diganti setiap servis adalahdryer karena cara kerjanya sama dengan filter bensin,” papar Edo. Freon juga perlu diisi ulang karena saat disevis pasti ada yang terbuang.

Proses pembersihan evaporator membutuhkan waktu 3 jam lebih, dengan catatan tidak ada kerusakan komponennya. Sedangkan biaya perawatan, mulai dari Rp 400.000 untuk buatan Jepang, hingga Rp 1,5 juta merek buagtan Eropa dengan konstruksi lebih ribet. Itu pun untuk jasa kerja dan freon. Sementara kalau dryer diganti, biaya befrkisar dari Rp 175.000 -750.000 tergantung merek dan model mobilnya.

Dipanaskan
Menurut Edo, bila mobil yang tidak dipakai selama sebulan, mesin sebaiknya dihidupkan (dipanaskan) dan AC diiaktifkan. Tujuannya, untuk menghindari pengendapan oli di kompresor. Pasalnya, pada kondisi tersebut bila AC dihidupkan akan terjadi gesekan pada permukaan komponen kompresor yang saling bersentuhan. Karena keseringan, rusak deh itu kompresor!

Sumber : KompasOtomotif

http://otomotif.kompas.com/read/2014/09/29/1757022/Cara.Benar.Menjaga.AC.Mobil.agar.Tetap.Dingin

Editor : Aris F. Harvenda

ALL NEW VIOS, AVANZA VELOZ, CAMRY, RUSH

Order Sekarang

Hubungi : ARDHI (Toyota Auto 2000)

0856 205 1113

PIN BB 2A210953

Rio Haryanto ke F1, Pertamina Minta Dukungan

Foto : KompasOtomotif-Donny Apriliananda.

Jakarta, KompasOtomotif – Pertamina sebagai salah satu sponsor yang melambungkan nama Rio Haryanto hingga saat ini meminta dukungan semua pihak untuk memuluskan jalan pebalap 21 tahun itu menembus pintu F1. Tawaran dari salah satu tim F1 dinilai sebagai kesempatan luar biasa yang harus ditindaklanjuti secara lebih serius.

Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir kepada KompasOtomotif, (27/9/2014), di booth Pertamina IIMS, JI Expo, Kemayoran, Jalarta Pusat, mengatakan bahwa pihaknya sudah berkomitmen untuk mendukung Rio hingga jenjang tertinggi.

”Kami sedang bekerja untuk mewujudkan itu. Mudah-mudahan tahun depan dengan uksaha bersama, salah satu putra terbaik bangsa ini bisa menjadi driver F1. Start di musim 2015. Kami akan mencari dukungan lain, karena kesempatan sudah ada di depan mata,” papar Ali.

Pemerintah dan BUMN
Dalam hal ini, Ali langsung menunjuk BUMN lain atau pemerintah seharusnya turun tangan memberi dukungan. Dukungan besar akan sangat berarti untuk memuluskan jalan menuju F1. Keterlibatan pemerintah dan BUMN lain mengaca pada apa yang dilakukan negara lain, termasuk Malaysia dan India.

”Dukungan negara bisa diwakili kementerian, misalnya Kementerian Pariwisata dengan slogan ’visit Indonesia’, atau support dari BUMN lain. Kita bisa melihat keterlibatan pemerintah Malaysia dan India sangat besar dan bisa ditiru,” tegas Ali.

 Penulis: Donny Apriliananda

http://otomotif.kompas.com/read/2014/09/27/174500915/Rio.Haryanto.ke.F1.Pertamina.Minta.Dukungan

Editor : Azwar Ferdian

ALL NEW VIOS, AVANZA VELOZ, CAMRY, RUSH

Order Sekarang

Hubungi : ARDHI (Toyota Auto 2000)

0856 205 1113

PIN BB 2A210953