Mitusbishi Outlander PHEV Untuk Amerika Serikat

Foto : http://assets.kompas.com/data/photo/2013/12/30/1837305Mitsubishi-Outlander-PHEV-Carscoops-oke780x390.jpg

Tokyo, KompasOtomotif – Mitsubishi Motors Corporation (MMC) mengeluarkan pernyataan resmi, pemasaran Outlander Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Amerika Serikat diundur hingga 2015. Crossover ini sudah diluncurkan di Jepang sejak awal tahun, rencananya MMC ingin mendapatkan volume tambahan penjualan di Amerika Serikat mulai 2014.

President MMC, Osamu Masuko menjelaskan, suplai baterai dari perusahaan komponen Lithium Energy Japan (LEJ) tidak bisa memenuhi standar pemasaran. Saat ini pasokan baterai hanya 2.000 paket baterai per bulan, sebab tugas produksi baterai LEJ terbagi menjadi dua, untuk Outlander PHEV dan i-Miev.

September lalu LEJ berjanji memisahkan produksi agar bisa fokus pada Outlander. Dikatakan, April 2014, produksi bisa mencapai 5.000 paket baterai per bulan.

“Itu artinya kita bisa memproduksi 60.000 unit per tahun untuk plug-in. Kami hanya bisa memproduksi 30.000 unit PHEV tahun ini, nantinya akan dua kali lipat,” papar Masuko, seperti dilansir Autonews, Minggu (29/12/2013).

Penjualan
Sejak Januari Outlander PHEV telah laku 11.300 unit di seluruh dunia, 8.100 unit di Jepang dan 3.200 di Eropa. Sebagai perbandingan, varian bensin tersebar 74.400 unit secara global. Masuko mengatakan penjualan sedikit terganggu oleh recall 4.000 unit Outlander PHEV di bulan Juni, memaksa MMC berhenti memproduksi PHEV hingga Agustus.
Penulis: Febri Ardani Saragih
Editor : Aris F. Harvenda

 

 

 

 

Pajero Sport di Masa Depan Bisa Pakai Listrik

Foto : http://images.detik.com/content/2013/12/29/1207/pajero1.jpg

Tokyo -Salah satu mobil Mitsubishi yang kini tengah populer, Pajero Sport dikabarkan akan memiliki dua jantung di masa depan. Sistem hybrid sangat mungkin diaplikasi di Pajero Sport generasi mendatang.

Presiden Mitsubishi Osamu Masuko menjelaskan kalau Mitsubishi memiliki rencana bernama ‘New Stage 2016′ dimana salah satu strateginya adalah dengan menampilkan berbagai inovasi terkini.

Di segmen SUV atau crossover, sistem hybrid sangat mungkin mereka terapkan. Apalagi “Kami ingin membawa versi generasi berikutnya (dari
Pajero ke Amerika). Bahwa kami berkembang, sebagian karena akan memiliki versi plug-in hybrid,” kata Masuko di Autonews.

Plug in hybrid berarti sebuah mobil bisa memiliki baterai yang bisa diisi ulang kapasitasnya dengan menggunakan colokan listrik.

Secara global, Pajero dan Pajero Sport serta Outlander dan Outlander Sport diakuinya bakal menjadi prioritas karena sudah memiliki image yang kuat.

“Itu akan lebih mengamankan masa depan merek kami. Ini adalah strategi
sederhana atau back to basic. Kami telah menghasilkan mobil sport di masa lalu. Tapi kita harus memprioritaskan. Bila Anda mempertimbangkan ukuran Mitsubishi dan sumber daya manajemen, kita tidak bisa melakukan segalanya,” lugasnya lagi

Syubhan Akib – detikOto