SUZUKI – Ecocar

Foto : Kompas Otomotif

Pak Kret, KompasOtomotif – Suzuki Motor Corporation (SMC) menampilkan A:Wind, mobil konsep terbarunya di Thailand International Motor Expo 2013, di Pak Kret, Provinsi Nontaburi untuk masuk ke program Eco-car tahap kedua di negara tersebut. Suzuki mulai memproduksi A:Wind pada 2014, tidak hanya untuk Thailand, juga global.

Nama A:Wind dipilih sebagai angin segar untuk hatchback segmen-A Suzuki. ”Tren eco-car di dunia tumbuh pesat dan sangat populer saat ini. Hasil studi, pertumbuhannya mencapai 20 persen atau lima kali lipat dalam empat tahun terakhir. Inilah alasan kami menambah jajaran produk di segmen tersebut,” jelas Takayuki Sugiyama, President Suzuki Motor Thailand, Kamis (28/11/2013).

A:Wind dibekali dengan mesin bensin 996 cc plus CVT, gerak roda depan dengan dimensi (PxLxT) 3.600 x 1.600 X 1.540 mm. Jarak sumbu roda 2.425 mmdan menggunakan pelen dan ban 16 inci, 185/55.

Konsep desain cukup unik, terutama bila dilihat dari depan yang menggabungkan gril dengan lampu utama. Kabin A:Wind dirancang dengan baik, dan diklaim bisa memberikan kenyamanan. Jarak antara jok depan dan belakang lebih lebar, membuat penumpang belakang bisa duduk lega.

http://otomotif.kompas.com/read/2013/11/29/10690/A.Wind.Ecocar.Terbaru.Suzuki.

Editor : Zulkifli BJ

 

Penulis: Donny Apriliananda

 

 

 

Chevrolet – “Ecocar”

Foto : Kompas Otomotif

Pak Kret, KompasOtomotif – General Motors (GM) tidak bisa tenang melihat maraknya program “Eco-car” yang dicanangkan oleh Thailand dan Indonesia dan selama ini cuma bisa dimanfaatkan oleh produsen Jepang. Dikabarkan, GM juga akan mengikuti dan akan diluncurkan paa waktu yang tepat. Strategi tersebut dijalan bedasarkan kebijakan 4 tahun silma, GM akan membuat produk lokal sesuai dengan kebutuhan pasar lokal. Salah contohnya adalah Spin yang dibuat di Indonesia.

”Mobil ramah lingkungan dan harga terjangkau sudah kami lihat sejak lama. Regulasi di Thailand sangat mirip dengan  Indonesia, mendorong produsen membuat mobil bermesin kecil dan irit bahan bakar untuk memperoleh insentif dari pemerintah. Saat ini kami mempelajari dan sedang bekerja untuk itu,” jelas Akshay Jaising, Director Export Sales & South East Asia Distributor Operations.

Selain tren dan regulasi kebijakan pemerintah, Jaising menilai keberadaan mobil kecil harus didorong.  Pasalnya, untuk aktivitas di kota, tidak perlun mobil besar. Pertimbangan emisi dan efisiensi diutamakan.

Gustavo Colossi, Vice President of Sales, Marketing & Aftersales, Chevrolet Sales Thailand & General Motors South East Asia Operations, pada konferensi pers di Thailand International Motor Expo, kemarin (28/11/2013) mengisyaratkan hal yang sama. ”Untuk produk dan kapan kami siap mengenalkannya, tidak bisa saya jawab sekarang,” tukasnya.

Editor : Zulkifli BJ

 

Penulis: Donny Apriliananda