Toyota Targetkan Komponen Lokal Etios Valco Capai 80 Persen

 

Foto detikOto

TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR  – Toyota menargetkan menggunakan komponen lokal hingga 80 persen pada produk terbarunya, Etios Valco.

Director Engineering, Quality Assurance, Purchasing  PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Yui Hastoro, mengatakan, langkah yang dilakukan tersebut dimaksudkan agar pasar domestik tak tergantung dari luar.

Menurutnya, bencana alam tsunami Jepang serta banjir Thailad yang terjadi beberapa waktu lalu, membuat suplay menurun.

“Ini karena ada ketergantungan dari pihak luar. Makanya kami ingin meminimalkan ketergantungan itu dengan melokalkan Etios Valco hingga 80 persen,” katanya di sela peluncuran Etios Valco di Lapangan Karebosi, Makassar, Sabtu (30/3/2013).

Menurutnya, saat ini, penggunaan komponen lokal pada produk yang diproduksi di pabrik baru Toyota di Karawang itu mencapai 55 persen.

Target penggunaan komponen lokal hingga 80 persen diharapkan bisa tercapai empat hingga lima tahun ke depan. Dengan penggunaan komponen lokal yang lebih banyak, otomatis bisa memangkas biaya sehingga berdampak pada harga.

“Kalau harga pasti bisa lebih murah karena pengaruh itu (komponen lokal). Tapi inflasi juga tiap tahun meningkat. Tapi paling tidak harga tidak naiklah,” ujarnya. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasriyani Latif

Editor: Budi Prasetyo  |  Sumber: Tribun Timur

 

 

 

 

Mobil Unik Hyundai Segera Masuk Indonesia

Foto Hyundai Veloster (Ikhsan-detikOto)

Bangkok - Mobil unik Hyundai yakni Veloster kini sudah memiliki versi setir kanan. Artinya dalam waktu dekat mobil ini akan masuk Indonesia.

Hyundai memamerkan mobil dengan pintu unik ini di Bangkok Motor Show yang digelar di Muang Thong Thani Challenger Hall, Bangkok, Thailand.

Vice Presiden Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI), Mukiat Sutikno pun merespons. HMI tengah mempelajari kemungkinan besar mobil tersebut mengaspal di Indonesia.

“Kita ngecek harganya. Karena terus terang engine dan harganya belum tahu berapa. Kita harus pelajari,” tegas Mukiat kepada detikOto, Kamis (28/3/2013).

Mukiat pun mengatakan, HMI tidak ada keraguan memasarkan mobil tersebut. Soalnya dari segi desain, mesin dan fitur tak kalah bersaing dengan mobil yang beredar di Indonesia.

Kalaupun masuk pasar mobil Indonesia, seperti diakui Mukiat mobil tersebut bakal diserbu konsume lewat keunikannya dengan syarat sesuai dengan isi kantong konsumen.

Pasalnya Hyundai Veloster dibanderol cukup wah di pasar mobil Eropa dan Amerika. Penyebabnya adalah teknologi, fitur serta desain unik yang diemban Veloster.

“Kita sedang pikirkan, karena kalau sudah dilaunch harus masuk (harganya). Yang jelas pastiin harganya segala, dan apakah masuk. Kita akan kabarkan segera,” ucap Mukiat seraya memberikan penjelasan jika mobil tersebut berpotensi meramaikan jalan Indonesia.

Mobil ini dikembangkan oleh Hyundai Research and Development Center (R&D) di Namyang, Korea Selatan yang pernah dikunjungi detikOto 2 tahun lalu.

Mobil Hyundai Volester 3 pintu dibekali mesin Gamma GDI berkapasitas 1.600 cc 4 silinder Gasoline Direct Injection (GDI) yang menghasilkan tenaga 140 ps pada 6.300 rpm dengan torsi 17 kg.m pada 4.250 rpm. Mesin dikawinkan dengan transmisi dual-clutch (DCT) dan manual dengan 6 percepatan.

Dalam uji internal Hyundai mobil itu bisa menjangkau jarak sejauh 15,3 kilometer dengan 1 liter bensin. Sementara untuk versi manualnya bisa mencapai 1:16,3 Km.

Terdapat fitur button-start smart key system, kamera belakang, dan vehicle dynamics control system yang membuat kestabilan mobil terjaga dalam kondisi apapun. Veloster merupakan mobil sport kelas menengah yang bakal menggantikan kiprah Hyundai Tiburon.